dehafizh

Diduga Oknum Satpol PP Kota Batam Tidak Hanya Sekali Memeras Pengemis - Tribunnews©com

  • Print
User Rating:  / 0
PoorBest 

Si pengemis tidak ingin diangkut karena telah mengetahui jika uangnya saja yang akan diambil oleh petugas

Selasa, 20 Oktober 2020 20:16 WIB

TRIBUNNEWS©COM, BATAM - Ulah oknum personel Satpol PP Kota Batam yang ditempatkan di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) viral di media sosial©

Aksi mereka yang mengambil uang pengemis di sekitar Komplek Pertokoan Taman Kota Mas atau di seberang Universitas Internasional Batam (UIB) akhirnya ditangkap pihak kepolisian, Senin (19/10) malam©

Pengemis itu mengaku kerap diperas oleh keempat oknum dengan alasan penertiban©

Saat diangkut, pengemis itu mengaku para oknum diduga hanya mengambil uang mereka saja©

Berdasarkan video itu, TribunBatam©id pun mencoba untuk menelusuri lokasinya©

Sayang, pengemis dalam video viral itu tidak dapat ditemukan©

Akan tetapi, TribunBatam©id berhasil menemui seorang tukang tambal ban yang sehari-harinya kerap beraktivitas di sana©

Baca juga: Satpol PP Amankan 18 PSK yang Mesum di Hotel, Ada Anak di Bawah Umur Layani 5 Tamu Sehari

Tukang tambal ban bernama Charles ini mengakui, jika dirinya melihat langsung saat Youtuber bernama Ferry Kesuma merekam pengakuan pengemis tersebut©

"Direkamnya hari Minggu kemarin," ungkapnya, Selasa (20/10/2020)©

Dia pun membenarkan jika oknum Satpol PP itu kerap mengangkut para pengemis di sekitar kawasan Komplek Pertokoan Taman Kota Mas atau tepatnya di seberang Universitas Internasional Batam (UIB)©

Hari Ini Tercatat Ada 242 Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RSKI Pulau Galang

Hari Ini Tercatat Ada 242 Pasien Positif Covid-19 Dirawat di…

Taqy Malik Menikah dengan Sherel Thalib Sore Ini, Begini Curhat Salmafina Sunan

Taqy Malik Menikah dengan Sherel Thalib Sore Ini, Begini Curhat…

Pemuda Pulau Putri Batam Manfaatkan Pandemi untuk Merawat Lingkungan

Pemuda Pulau Putri Batam Manfaatkan Pandemi untuk Merawat Lingkungan

"); $("#latestul")©append(""); $("©loading")©show(); var newlast = getLast; $©getJSON("https://api©tribunnews©com/ajax/latest_section/?callback=?", {start: newlast,section:'9',img:'thumb2'}, function(data) { $©each(data©posts, function(key, val) { if(val©title){ newlast = newlast + 1; newlast = newlast+1; if(val©video) { var vthumb = ""; var vtitle = " "; } else { var vthumb = ""; var vtitle = ""; } if(val©thumb) { var img = ""+val©title+""+vthumb+""; var milatest = "mr140"; } else { var img = ""; var milatest = ""; } if(val©subtitle) subtitle = ""+val©subtitle+""; else subtitle = ''; if(val©thumb) img = ""+val©title+""+vthumb+""; else img = ''; if(val©c_title) cat = ""+val©c_title+""; else cat = ''; $("#latestul")©append(""+img+""); } else{ $("#latestul")©append('Tampilkan lainnya'); $("#test3")©val("Done"); return false; } }); $("©loading")©remove(); }); } else if (getLast > 150) { if ($("#ltldmr")©length == 0){ $("#latestul")©append('Tampilkan lainnya'); } } } }); }); function loadmore(){ if ($("#ltldmr")©length > 0) $("#ltldmr")©remove(); var getLast = parseInt($("#latestul > li:last-child")©attr("data-sort")); $("#latestul")©append(""); $("©loading")©show(); var newlast = getLast ; if($("#test3")©val() == 'Done'){ newlast=0; $©getJSON("https://api©tribunnews©com/ajax/latest", function(data) { $©each(data©posts, function(key, val) { if(val©title){ newlast = newlast+1; if(val©video) { var vthumb = ""; var vtitle = " "; } else { var vthumb = ""; var vtitle = ""; } if(val©thumb) { var img = ""+val©title+""+vthumb+""; var milatest = "mr140"; } else { var img = ""; var milatest = ""; } if(val©subtitle) subtitle = ""+val©subtitle+""; else subtitle = ''; $("#latestul")©append(""+img+""); }else{ return false; } }); $("©loading")©remove(); }); } else{ $©getJSON("https://api©tribunnews©com/ajax/latest_section/?callback=?", {start: newlast,section:sectionid,img:'thumb2',total:'40'}, function(data) { $©each(data©posts, function(key, val) { if(val©title){ newlast = newlast+1; if(val©video) { var vthumb = ""; var vtitle = " "; } else { var vthumb = ""; var vtitle = ""; } if(val©thumb) { var img = ""+val©title+""+vthumb+""; var milatest = "mr140"; } else { var img = ""; var milatest = ""; } if(val©subtitle) subtitle = ""+val©subtitle+""; else subtitle = ''; $("#latestul")©append(""+img+""); }else{ return false; } }); $("©loading")©remove(); }); } } BERITATERKINI

DEHAFIZH menemukan artikel ini di google dengan link :  https://www.tribunnews.com/regional/2020/10/20/diduga-oknum-satpol-pp-kota-batam-tidak-hanya-sekali-memeras-pengemis